Reses H. Doli Indra Rangkuti, Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Jalan Ampera di Protes Warga


Medan,-Warga memprotes keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara di Jalan Ampera yang dinilai mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan. Keluhan tersebut mencuat dalam kegiatan Reses V Masa Sidang II Tahun 2025–2026 Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Doli Indra Rangkuti, yang dilaksanakan Sabtu-Minggu (21-22/02/2026).


Kegiatan reses digelar di sejumlah titik, yakni Jalan Letda Sujono Gang Cempaka, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung; Jalan Perwira II Gang Sri Rezeki Link IX, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur; Jalan Ampera VII, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur; serta Jalan Mangaan IV Lingkungan II Rahayu Timur, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli.


Dalam dialog bersama warga di Jalan Ampera VII, masyarakat menyampaikan protes terkait kondisi TPS sementara yang dinilai tidak terkelola dengan baik. Tumpukan sampah yang menggunung dan bau menyengat disebut sangat mengganggu aktivitas warga sehari-hari.


Lukman Hakim, salah seorang warga, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi kebersihan lingkungan yang semakin memburuk.


“Kebersihan tidak terjaga, sampah di lingkungan sangat memprihatinkan. Kami berharap ada solusi nyata agar persoalan ini tidak terus berlarut,” ujarnya.


Senada dengan itu, Mustikaria juga menyoroti masih banyaknya warga yang membuang sampah sembarangan, terutama di area ujung rel. Ia meminta adanya penertiban dan pengawasan yang lebih tegas.


“Kami mohon penertiban sampah, khususnya di ujung rel. Banyak yang buang sampah sembarangan,” katanya.


Menanggapi aspirasi tersebut, H. Doli Indra Rangkuti mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia juga meminta peran aktif kepala lingkungan (kepling) untuk menyadarkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan.


“Kita harus peduli lingkungan. Kesadaran itu dibangun dari dalam diri sendiri. Jangan membuang sampah sembarangan. Saya juga meminta kepling agar lebih aktif mengingatkan dan mengedukasi warga,” tegasnya.


Doli menambahkan, persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Ia berjanji akan menindaklanjuti keluhan tersebut dengan berkoordinasi bersama dinas terkait agar pengelolaan TPS sementara dapat ditata lebih baik dan tidak meresahkan warga.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama